Haid Saat Haji, Apakah Boleh Wukuf? Ibadah haji tidak dapat dilepaskan dari kegiatan wukuf, yaitu berdiam (hadir) di padang Arafah mulai dari tergelincirnya matahari tanggal 9 Dzulhijjah sampai terbitnya fajar shadiq hari Nahar, bahkan wukuf menjadi bagian sentral ibadah haji yang diwajibkan sekali dalam seumur hidup itu. Wukuf di Arafah termasuk rukun haji berdasarkan riwayat Abdurrahman al-Daili : أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَجُّ عَرَفَاتٌ فَمَنْ أَدْرَكَ عَرَفَةَ قَبْلَ أَنْ يَطْلُعَ الْفَجْرُ فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ “Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda; Haji itu adalah wukuf di Arafah, maka barang siapa yang telah melakukan wukuf di Arafah sebelum terbit fajar, maka ia sungguh telah menjalankan haji” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan lainnya, hadits sahih). Dalam redaksi “al-Hajju Arafat” Syekh Muhammad Abdurrahman al-Mubarakfauri memberi penjelasan : Baca Juga: Amalan Paling Disunahkan saat Wukuf d...
Kebab Seperti Sate Tahu nggak sih, mulanya kebab itu berbentuk seperti sate dan bukan seperti digulug Apa itu Kebab Kebab pasti udah nggak asing lagi buat kalian kan? Kuliner yang menggunakan daging sapi dan domba yang dipanggang kemudian dipotong kecil-kecil. Penyajian pada awalnya sangat berbeda dari yang banyak dijual sekarang ini. Awalnya daging yang sudah dipotong kecil-kecil disajikan di atas piring dengan ditusuk mirip seperti sate yang kita kenal. Menjadi ada perubahan karena menyesuaikan daerah di mana kebab itu disajikan. Konon kebab mulai dikenal itu sejak abad ke-18. Pedagang Turki yang sering melakukan hubungan dagang dengan pedagang-pedagang dari Jerman yang membawa kebab mulai dikenal. Karena itu kebab mengalami banyak perubahan dari cara penyajiannya mengikuti selera orang setempat. Lalu bagaimana dengan kebab yang digulung roti seperti yang sering kita temui sekarang-sekarang ini? Ternyata banyak imigran dari Turki yang masuk ke Jer...